KALTIMSamarinda

Seno AJI : Kaltim Waspada Stunting

Samarinda,Kalimantantv.net – Kasus stunting di provinsi Kalimantan Timur saat ini mengkhawatirkan. Dari data yang dimiliki provinsi Kalimantan Timur, Ada sekitar 20 ribu kasus stanting yang tersebar di 10 kabupaten dan kota.
Hal ini disampaikan Wakil Gunernur Kaltim Seno Aji, dalam Arahnya pada Rakor Percepatan Penurunan Stunting, di Ruang Ruhui Rahayu, kantor Gubernur Kaltim, Selasa (18/11/2025)
Seno Aji bilang, ini masalah serius dan butuh penanganan intens.
“stunting harus kita waspadai, karena berdampak buruk bagi perkembangan SDM kaltim,” ujar Seno Aji.
Meski menunjukkan adanya penurunan dari 21,5% pada tahun 2023 menjadi 19,8% pada tahun 2024. Namun bagi Kalimantan Timur, pencapaian tersebut masih sangat jauh dari cukup.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menekankan pentingnya langkah-langkah luar biasa untuk mencapai ketertinggalan tersebut.

“Artinya apabila kita ingin mengejar ketertinggalan, kita perlu beberapa percepatan. salah satunya dengan kerjasama seluruh kabupaten kota,” ungkap Seno
Menurut Seno Aji, Kaltim harus belajar menangani kasus atunting. karena setiap tahunnya mampu menurunkan stunting. Tahun 2025, kukar mampu menurunkan stunting hinggga 9,7 persen. Angka ini jauh dari keberhasilan secara nasional.
“Kami apresiasi untuk kukar yang berhasil memurunkan tingkat penderita stunting setiap tahunnya. untuk itu, seluruh kabupaten kota di kaltim, bisa belajar Kepada kukar,” kata Seno.

Seno Aji menegaskan, bahwa penanganan stunting sejatinya merupakan kewenangan kabupaten/kota. Namun pemerintah provinsi memiliki peran penting dalam memberikan dukungan, fasilitasi dan supervisi agar capaian penurunan angka stunting bisa lebih efektif.
Ini adalah suatu bentuk penekanan agar pemerintah kabupaten tiap daerah serius dalam menangani kasus stunting tersebut.

“Secara nasional beberapa waktu yang lalu penurunan stunting di Indonesia sudah mencapai 19,8 persen. Tetapi Kaltim masih sangat tinggi. Kita pernah 22,9 persen yang kemudian saat ini kita sudah turun sedikit menjadi 22,2 persen,” ungkap Seno Aji.
Kedepannya, Kukar diharapkan mempertahankan prestasinya dalam menangani kasus stunting di Kalimantan Timur agar menjadi percontohan bagi daerah lain yang berada di Kalimantan Timur.(Arf/ADV/Diskominfo Kaltim)

Penulis : Arief
Editor : Rahman

Loading

Kalimantan TV

Kalimantantv.net Merupakan portal berita yang memberiakan informasi akurat dan terpercaya, Seputarnusantara.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Artikel lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA


Back to top button