Kukar Tuan Rumah MTQH Kaltim, 13 Lokasi Disiapkan

Kalimantantv.net – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang akan digelar pada November 2026. Sebanyak 13 lokasi telah ditetapkan untuk menjadi arena perlombaan maupun kegiatan pendukung, mulai dari halaman Kantor Bupati Kukar hingga ruang-ruang pertemuan di sejumlah instansi. Persiapan ini dilakukan secara matang agar pelaksanaan MTQH berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta maupun masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar Sunggono, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar, menegaskan bahwa pihaknya siap menyambut ajang bergengsi tersebut. “Berbagai hal sudah kami petakan karena kami memang siap menjadi tuan rumah MTQH ke-46 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun ini,” ujarnya di Tenggarong, Jumat.
Arena utama akan ditempatkan di halaman Kantor Bupati Kukar, yang sekaligus menjadi lokasi pembukaan dan penutupan. Selain itu, cabang tilawah Quran untuk anak-anak, remaja, dan dewasa juga akan digelar di tempat tersebut. Sunggono menyebutkan bahwa sejumlah lokasi lain seperti Pendopo Wakil Bupati, Aula Bappeda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, hingga Madrasah Aliyah Negeri 2 turut disiapkan untuk berbagai cabang lomba.
Tidak hanya fokus pada arena perlombaan, pemerintah daerah juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti hotel, homestay, rumah makan, katering, hingga tempat wisata. “Kami juga sudah mendata dan menyiapkan hal penting lain seperti jumlah kamar, tarif, fasilitas kesehatan, penyewaan mobil, hingga lokasi cenderamata,” tambahnya.
Optimisme juga datang dari Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, yang menilai Kukar mampu menjadi tuan rumah karena pengalaman menyelenggarakan berbagai kegiatan besar. Ia menekankan bahwa MTQH tahun ini akan digabungkan dengan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH), sehingga persiapan harus lebih matang.
Sri Wahyuni, yang juga Ketua LPTQ Kaltim, menjelaskan bahwa penyelenggaraan MTQH dilakukan setiap tahun, sementara sebelumnya MTQ dan STQH dilaksanakan bergantian tiap dua tahun. Dengan penggabungan ini, ajang tahun 2026 akan menjadi lebih besar dan kompleks.
Pemerintah Kukar berharap kehadiran ribuan peserta dan pengunjung akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Sektor pariwisata, kuliner, dan jasa transportasi diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan selama pelaksanaan MTQH.
Selain itu, ajang ini juga diharapkan memperkuat semangat religius masyarakat Kukar sekaligus mempererat silaturahmi antarwilayah di Kalimantan Timur. Pemerintah daerah menilai MTQH bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dan Hadis.
Dengan persiapan yang matang, Kukar optimis mampu menyelenggarakan MTQH ke-46 secara sukses dan berkesan. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menjadikan ajang ini sebagai momentum kebersamaan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Kukar.(scr)
Penulis : Suci
Editor : Arief
![]()

