PEMKAB KUKAR GAGAS BEASISWA SARJANA UNTUK PERANGKAT DESA

Teks Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: KTV)
TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) tengah merumuskan program beasiswa bagi perangkat desa sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan gagasan tersebut muncul setelah pemerintah daerah berdialog dengan asosiasi perangkat desa di Kukar. Dalam pertemuan itu, perangkat desa menyampaikan harapan agar mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana.
Menurut Aulia, peningkatan kapasitas aparatur perlu dimulai dari tingkat desa dan kelurahan. Sebab, kualitas pelayanan masyarakat di tingkat paling bawah menjadi salah satu fondasi penting bagi pembangunan daerah.
“Jangan berharap kita memiliki kabupaten yang kuat kalau kita tidak memiliki kecamatan yang kuat. Jangan berharap kita memiliki kecamatan yang kuat kalau kita tidak memiliki desa dan kelurahan yang kuat,” kata Aulia.
Ia menyebut, rencana beasiswa tersebut saat ini masih dalam tahap perumusan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar.
Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah memberikan kesempatan kuliah secara daring dengan mempertimbangkan pengalaman dan pembelajaran yang telah dimiliki perangkat desa melalui skema rekognisi pembelajaran lampau (RPL).
Skema ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi perangkat desa untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan tanpa mengabaikan tanggung jawab mereka dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
Aulia menegaskan, penguatan kualitas aparatur di tingkat desa merupakan bagian dari pengembangan program Idaman Terbaik, khususnya misi ketiga yang menitikberatkan pada tata kelola pemerintahan dan profesionalisme aparatur.
Selain rencana beasiswa perangkat desa, Pemkab Kukar telah menjalankan program beasiswa sarjana bagi guru. Pengembangan sumber daya manusia melalui program beasiswa juga diarahkan pada sektor pendidikan dan kesehatan.
Aulia mengakui, jumlah penerima beasiswa di sektor kesehatan masih relatif sedikit dibandingkan sektor pendidikan. Karena itu, penguatan program pendidikan bagi aparatur dan tenaga pelayanan publik menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.
Melalui rencana beasiswa perangkat desa, Pemkab Kukar berharap kualitas aparatur semakin meningkat sehingga pelayanan pemerintahan dapat berjalan lebih profesional dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa bisa ditangani dengan lebih baik. (Adv/ Diskominfo Kukar)
Penulis: Deni Setyawan
Editor: Tio Andriano
![]()