Aulia Rahman Perkuat SDM Keagamaan Di Kukar

Tenggarong, KALTIM – Program Satu Desa Satu Tahfiz dan Satu Desa Satu Da’i. menjadi salah satu Program yang wajib dijalankan oleh pemerintah kabupaten Kukar. Aulia Rahman bilang, pemerintah memastikan setiap desa memiliki pendamping agama yang mampu melayani kebutuhan ibadah masyarakat secara langsung.
“Pemerintah Kutai Kartanegara terus memperkuat pembinaan keagamaan hingga tingkat desa,” Ujarnya
Bupati Kukar bilang, program tersebut merupakan pengembangan dari program Kukar Idaman yang telah berjalan sejak periode sebelumnya. Hal ini di sampaikan Aulia Rahman, usai rapat bersama pemerintah kota samarinda senin (10/11/2025).
Kini Bupati Aulia Rahman Basri, memperluas konsepnya, menjadi bagian dari Kukar Idaman Terbaik, dengan penekanan pada kebutuhan praktis dan pelayanan keagamaan yang berkelanjutan.
Aulia menjelaskan, peserta program tidak hanya dibekali penguasaan ilmu keagamaan, tetapi juga keterampilan pelayanan sosial masyarakat. “Para da’i sekarang tidak hanya berceramah, tetapi juga dibekali kemampuan seperti penyelenggaraan jenazah, memimpin doa, dan kegiatan keagamaan lainnya,” ujarnya.
Aulia Rahman bilang, pembekalan tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan pendamping keagamaan yang siap hadir kapan saja.
“Ini bentuk upaya kita agar kegiatan keagamaan di desa tetap berjalan baik, dan masyarakat tidak kesulitan saat membutuhkan pelayanan syariat,” tutur Aulia. .
Meski sudah berjalan selama 6 tahun, namun belum semua desa dapat memiliki pendamping dai, karena masih terbatasnya calon yang memenuhi kompetensi.
Dari data pemkab Kukar, program Satu Desa Satu Tahfiz telah mencapai angkatan ke-7 dengan seleksi yang difasilitasi LPTQ dan Yayasan Al-Ansor. “Setiap tahun sekitar 50 peserta sudah memenuhi kompetensi. jika dihitung sejak angkatan pertama, tercatat ada sekitar 300 tahfiz yang berkomoeten,” ujarnya. .
sementara itu, program Da’i Masuk Desa sudah mencapai angkatan ke-5 dan direncanakan membuka angkatan ke-6 pada tahun 2026, dengan jumlah peserta yang konsisten sekitar 50 orang per tahun.
“Totalnya sudah sekitar 250 da’i yang saat ini tersebar di berbagai desa seluruh kabupaten kukar,” kata Aulia Rahman. (*/adv)
Penulis : Arief
Editor: Rahman
![]()
