Retribusi Digital Mampu Tingkatkan PAD Samarinda pada 2024

Kalimantantv.com -Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi berikan apresiasi terhadap pencapaian pemkot Samarinda yang berhasil meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
“Saya sangat mengapresiasi pencapaian pemkot, namun ada banyak catatan dari BPK yang harus disempurnakan, salah satunya terkait dengan PAD,” ujar Subandi.
Subandi menjelaskan BPK memberikan catatan, salah satunya tentang pemungutan retribusi manual, yang sistemnya harus diganti menjadi digital.
“Dalam memungut retribusi apapun, itu tidak lagi sistem manual. Harus online atau digitalisasi untuk mencegah kebocoran,” ujar Subandi.
Pemkot Samarinda akan memaksimalkan PAD untuk mencapai target sebesar Rp 1 triliun pada 2024 ini.
“Saya yakin dan optimis jika dimaksimalkan, sumber-sumber PAD dikelola dengan baik, inovasi pemkot ditingkatkan salah satunya PBB, parkir dan lain lain, insyaallah 2024 sesuai dengan target, Rp 1 triliun bisa terlampaui,” ujar Subandi.
Diketahui juga BPK juga memberikan catatan terkait penyesuaian PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).
“Penyesuaian PPB. Contoh rumah ini PBB nya dulu masih murah karena belum dibangun, sementara sudah dibangun PBB nya belum menyesuaikan. Ini jumlah nya banyak. Jika ini didata kembali dan disesuaikan, PAD akan naik drastis. Itu catatannya,” ucap Subandi.(ist/jw-kk)
![]()








