KALTIMMahulu

Angela Minta Dukungan Jalan Perbatasan Demi Konektivitas

Kalimantantv.net – Pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) untuk meninjau progres pembangunan Bandara Ujoh Bilang serta kondisi jalan penghubung Kutai Barat-Mahakam Ulu pada Minggu, 15 Maret 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari safari pembangunan Pemprov Kaltim yang sebelumnya juga menyambangi Kutai Kartanegara, Bontang, dan Kutai Barat.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan tidak hanya meninjau fasilitas bandara, tetapi juga merasakan langsung kondisi jalan akses utama dari Kutai Barat menuju Ujoh Bilang. Jalan yang menjadi penghubung vital ini masih membutuhkan perhatian serius agar konektivitas antarwilayah semakin lancar. Kehadiran bandara diharapkan dapat menjadi solusi transportasi baru, namun akses darat tetap menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat di wilayah hulu.

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Kaltim terhadap pembangunan di daerah perbatasan. “Kami ucapkan terima kasih atas perhatian Pemprov Kaltim. Saat ini kami sedang mengajukan izin Register Bandar Udara (RBU). Targetnya, sekitar bulan Agustus bandara ini sudah bisa mulai dioperasionalkan,” ujar Angela. Ia optimistis kehadiran transportasi udara akan menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian masyarakat Mahulu.

Angela menambahkan bahwa selama ini masyarakat Mahulu sangat bergantung pada jalur sungai dan darat yang penuh tantangan. Dengan adanya bandara, akses transportasi akan lebih cepat dan efisien, sehingga membuka peluang ekonomi baru. Namun, ia juga menekankan bahwa pembangunan bandara harus diiringi dengan peningkatan kualitas jalan di wilayah hulu agar konektivitas semakin optimal.

Menurut Angela, dukungan provinsi tidak boleh berhenti hanya pada ruas jalan Tering-Ujoh Bilang. Ia berharap perhatian juga diberikan pada akses menuju Kecamatan Long Apari yang berada di garda terdepan perbatasan RI–Malaysia. “Kami sangat membutuhkan dorongan dari provinsi agar akses jalan ke Long Apari bisa segera terhubung sepenuhnya lewat jalur darat,” tegas Angela.

Keterbatasan anggaran daerah akibat efisiensi membuat Pemkab Mahulu kesulitan membagi pagu untuk pembangunan infrastruktur secara maksimal. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah provinsi menjadi sangat penting agar pembangunan di wilayah perbatasan tidak terhambat. Angela menegaskan bahwa pembangunan jalan ke Long Apari akan memperkuat posisi Mahulu sebagai daerah strategis di perbatasan.

Selain itu, Angela juga menekankan bahwa pembangunan bandara harus berjalan paralel dengan peningkatan infrastruktur jalan. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses udara, tetapi juga akses darat yang memadai. Hal ini akan memperkuat integrasi wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, dalam kunjungannya menegaskan komitmen Pemprov untuk terus mendorong pembangunan di wilayah perbatasan. Ia menilai Bandara Ujoh Bilang akan menjadi salah satu proyek strategis yang mampu membuka isolasi daerah sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Dengan target operasional pada Agustus 2026, Bandara Ujoh Bilang diharapkan menjadi tonggak baru pembangunan Mahulu. Namun, dukungan terhadap pembangunan jalan perbatasan tetap menjadi prioritas agar masyarakat di wilayah hulu dapat merasakan manfaat pembangunan secara menyeluruh.(scr)

Penulis : Suci
Editor : Arief

Loading

Kalimantan TV

Kalimantantv.net Merupakan portal berita yang memberiakan informasi akurat dan terpercaya, Seputarnusantara.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Artikel lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA


Back to top button