
Samarinda, Kalimantantv.net – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mempercepat penyelesaian pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) penerima Program Gratis Pendidikan Politeknik dan Universitas (Gratispol). Sejumlah mahasiswa masih menunggu pencairan dana yang hingga kini belum sepenuhnya tuntas.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji bilang, verifikasi data penerima bantuan sudah menunjukkan perkembangan signifikan.
Seno Aji menargetkan seluruh proses dapat dirampungkan pada awal Desember.
“Dalam satu dua minggu terakhir, verifikasi sudah cukup banyak. Insyaallah awal Desember rampung,” ujar Seno saat dikonfirmasi awak media Jumat siang (21/11/2025).
Menurut dia, keterlambatan pencairan tahun ini terjadi karena pemerintah menunggu terbitnya regulasi sebagai landasan penggunaan anggaran. Pemprov Kaltim akan mengevaluasi agar masalah serupa tidak terulang. “Tahun depan harus bisa berjalan lebih cepat supaya tidak ada lagi keterlambatan,” ujarnya.
Seno Aji memastikan seluruh kelengkapan data administrasi, baik dari mahasiswa maupun kampus, diselesaikan pada November hingga Desember agar tidak lagi menghambat pembayaran.
Meski menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) hingga sekitar Rp 7 triliun pada 2026, Pemprov menegaskan Program Gratispol tetap berlanjut. Bahkan, anggarannya direncanakan meningkat. “Tahun depan kami siapkan sekitar Rp 1,4 triliun untuk 130–140 ribu mahasiswa. Tahun ini sudah menyentuh 32.853 mahasiswa dengan anggaran kurang lebih Rp 200 miliar,” kata Seno.
Ia menambahkan, penyesuaian APBD dari sekitar Rp 21 triliun menjadi sekitar Rp 14 triliun tentu akan berdampak pada ruang belanja daerah. Karena itu, strategi fiskal dipersiapkan agar program prioritas seperti Gratispol dan Jospol tetap berjalan.
“Sekali lagi, warga kaltim jangan khawatir Dan terpancing isu provokasi hingga isu hoax pengurangan Dana bantuan GratisPol,” Tutup Seno Aji.(Arf/ADV/Diskominfo Kaltim)
Penulis : Arief
Editor : Rahman
![]()









