BerauKALTIM

Inaran Deklarasi STBM, Berau Coal Dukung Budaya Lokal

Kalimantantv.net – Momentum HUT Kampung Inaran ke-258 menjadi sejarah penting bagi masyarakat setempat. Festival Budaya Neppa Pade yang digelar bukan hanya sekadar perayaan panen, tetapi juga dirangkaikan dengan deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Kampung Inaran resmi menjadi kampung pertama di Kabupaten Berau yang menuntaskan lima pilar STBM, sebuah pencapaian yang mendapat dukungan penuh dari PT Berau Coal sejak tahun 2015.

Maulidiyah, Asisten III Setkab Berau, menegaskan komitmen pemerintah daerah agar pencapaian ini tidak berhenti di Inaran saja. Ia berharap kampung lain dapat mencontoh langkah Inaran dalam menjaga budaya hidup bersih.


Tarian budaya Inaran meriahkan Festival Neppa Pade ke-258.

“Harapan saya sangat besar kepada kecamatan, kelurahan, dan kampung lain untuk bisa mencontoh Inaran sebagai pilot project bagaimana masyarakat melaksanakan budaya hidup bersih,” ucap Maulidiyah.

Selain itu, dukungan PT Berau Coal terhadap Kampung Inaran diwujudkan melalui penyediaan 80 unit jamban sehat, 60 tong sampah, pembangunan Water Treatment Plant (WTP), serta 26 instalasi pengelolaan air limbah rumah tangga. Langkah ini menjadi pondasi kuat bagi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

Lamlay Sarie, Kepala Dinas Kesehatan Berau, menyebut Inaran sebagai pionir dari 110 kampung dan kelurahan di Berau yang berhasil mendeklarasikan STBM. Menurutnya, meski Inaran relatif kecil, semangat warganya patut menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Alhamdulillah, Kampung Inaran sudah ditetapkan sebagai pionir STBM. Semoga menjadi inspirasi bagi kampung lain serta kelurahan di wilayah kota untuk segera menerapkan pola hidup bersih,” ujar Lamlay.

Amirullah, Kepala Kampung Inaran, menambahkan bahwa Festival Neppa Pade merupakan tradisi syukur atas hasil panen yang rutin digelar sejak 2014. Ia berterima kasih atas dukungan PT Berau Coal yang konsisten membantu masyarakat, mulai dari air bersih hingga pengelolaan limbah.

“Sejak 2014 PT Berau Coal sudah membantu kami dalam penyediaan air bersih dan sanitasi. Dukungan ini membawa kami hingga bisa mendeklarasikan STBM tahun 2026. Kami sangat bersyukur,” tutur Amirullah.

Muhammad Sulaiman, Community Relations Manager PT Berau Coal, menjelaskan bahwa lima pilar STBM yang dijalankan di Inaran meliputi stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair. Menurutnya, pencapaian ini adalah bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat hidup sehat sekaligus melestarikan budaya lokal.

“Program STBM ini telah lama kami kawal bersama pemerintah kampung dan kabupaten sejak 2015. Hari ini Inaran resmi menjadi kampung STBM dengan lima pilar yang sudah dijalankan,” ucap Sulaiman.

Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, PT Berau Coal juga menyerahkan 10 unit tenda UMKM untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Kampung Inaran.

Dengan deklarasi ini, Inaran tidak hanya dikenal sebagai kampung budaya, tetapi juga sebagai kampung percontohan sanitasi di Berau. (scr)

Loading

Kalimantan TV

Kalimantantv.net Merupakan portal berita yang memberiakan informasi akurat dan terpercaya, Seputarnusantara.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Artikel lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA


Back to top button