
Samarinda, Kalimantantv.net — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong kerja sama internasional guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang investasi bagi pelaku usaha lokal. Upaya ini disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, usai membuka acara Rapat Kerja Wilayah HIPMI Kaltim di Hotel Mercure Samarinda Selasa (2/12).
Wagub Seno Aji menjelaskan bahwa Pemprov Kaltim saat ini menjalin hubungan intensif dengan Provinsi Anhui, Tiongkok. Kolaborasi tersebut tidak hanya dilakukan antar-pemerintah, tetapi juga diarahkan untuk mempertemukan para pengusaha muda dari kedua daerah.
“Banyak pengusaha muda di Tiongkok yang tertarik berinvestasi di Kaltim. Jika bisa kita pertemukan dengan pengusaha lokal sebagai partner bisnis, saya yakin Kaltim akan berkembang lebih pesat,” ujarnya.
Menurut Wagub, investasi asing tidak hanya membawa modal, tetapi juga membuka kesempatan membangun ekosistem bisnis yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Kolaborasi internasional tersebut diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja baru dan memperluas sektor usaha non-APBD.
Seno Aji juga menekankan bahwa pengusaha lokal, terutama generasi muda, harus mengurangi ketergantungan pada proyek pemerintah. Ia menilai perubahan pola pikir ini mulai terlihat dari para anggota HIPMI yang kini banyak bergerak di sektor produktif seperti peternakan ayam, perkebunan, dan usaha berbasis nilai tambah lainnya.
“Inilah pengusaha sesungguhnya, pengusaha yang menciptakan nilai ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja,” tegasnya.
Selain Tiongkok, Kaltim juga menarik minat Korea Selatan dan Italia. Kedua negara itu disebut tengah menjajaki peluang kerja sama di berbagai sektor, mulai dari teknologi, pangan, industri kreatif, hingga energi baru. Pemprov Kaltim membuka ruang seluas-luasnya agar peluang tersebut dapat diakses pengusaha lokal, khususnya pengusaha muda HIPMI yang dinilai adaptif dan memiliki kualitas manajemen mumpuni.
Melalui penguatan jejaring internasional ini, Wagub berharap Kaltim tidak hanya menjadi tujuan investasi, tetapi juga mampu melahirkan pengusaha-pengusaha daerah yang siap bermitra dan bersaing di pasar global.
“Kita ingin Kaltim berkembang bukan karena APBD, tetapi karena pengusaha mudanya kuat, kreatif, dan mampu bekerja sama dengan dunia internasional,” pungkas Seno Aji.(Arf/ADV/Diskominfokaltim)
Penulis : Arief
Editor : Rahman
![]()
