Rendi Solihin Buka Hotline Aduan Lindungi Pekerja tambang Kukar

Kalimantantv.net – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H. Rendi Solihin menunjukkan kepeduliannya terhadap nasib pekerja di tengah ancaman gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Dalam sidak ke Disnakertrans Kukar, Senin (30/3/2025), Rendi menyerahkan gawai khusus agar masyarakat memiliki akses cepat untuk menyampaikan aduan ketenagakerjaan.
Rendi menegaskan, langkah ini dilakukan agar pekerja tidak perlu repot datang jauh-jauh ke Tenggarong hanya untuk melapor. “Semoga HP yang saya berikan bisa aktif nomornya dan tersebar ke masyarakat,” ujarnya. Ia mencontohkan pekerja dari Marang Kayu yang selama ini harus menempuh perjalanan panjang untuk mengadu.
Menurut Rendi, kebijakan ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pekerja. Ia meminta perusahaan di Kukar mengutamakan tenaga lokal agar tidak menjadi korban PHK. “Kalaupun harus memberhentikan, mereka perlu diberi bekal pelatihan menuju kemandirian. Berikan juga pelatihan kapasitas diri, seperti penguatan kewirausahaan,” tegasnya.
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri sebelumnya telah menerima laporan dari pengusaha batu bara terkait penurunan produksi. Kondisi ini berpotensi memicu PHK dalam tiga bulan ke depan. Rendi menilai, langkah antisipasi melalui hotline aduan akan membantu pemerintah merespons cepat setiap keluhan pekerja.
Data Disnakertrans mencatat sepanjang 2025 terdapat 115 sengketa ketenagakerjaan yang seluruhnya berhasil diselesaikan. Kabid Hubungan Industri, Suharningsih, menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. “Kami tidak membantah apa yang disampaikan Wabup. Ke depannya bakal banyak karyawan batu bara yang di-PHK,” ujarnya.
Selain membuka hotline aduan, Rendi juga menekankan pentingnya pelatihan kewirausahaan bagi pekerja yang terdampak. Dengan bekal keterampilan baru, ia berharap masyarakat mampu mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada sektor tambang yang sedang lesu.
Dengan adanya hotline aduan dan dukungan pelatihan, Pemkab Kukar berharap pekerja lebih mudah menyampaikan keluhan tanpa hambatan jarak. Langkah ini juga menjadi wujud nyata komitmen Rendi Solihin dalam melindungi pekerja lokal sekaligus memperkuat peran pemerintah daerah di tengah tantangan ekonomi.(scr)
Penulis : Suci
Editor : Arief
![]()