
Kalimantantv.net – Pemerintah Kota Samarinda menggelar seremoni pelepasan jamaah haji tahun 1447 H/2026 M di GOR Segiri, Minggu (5/4/2026). Walikota Samarinda Dr. H. Andi Harun didampingi Wakil Walikota Samarinda Ir. H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M. secara resmi melepas 1.024 jamaah yang akan berangkat ke Tanah Suci. Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Samarinda, sekaligus bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap pelayanan ibadah haji.
Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang disebutnya sebagai “tamu Allah”. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam yang wajib ditunaikan bagi umat Islam yang mampu. “Tiga hal yang harus dijaga agar menjadi haji mabrur, yakni tidak berkata kotor, tidak bermaksiat, dan tidak bertengkar,” tegasnya.
Saefuddin menambahkan bahwa keberangkatan jamaah haji tahun ini menjadi bukti komitmen pemerintah kota dalam memberikan pelayanan terbaik. Ia berharap seluruh jamaah dapat menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah. Menurutnya, dukungan penuh dari pemerintah daerah adalah bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan jamaah berangkat dengan aman dan nyaman.
Jumlah jamaah haji Samarinda tahun ini mencapai 1.024 orang, terdiri dari 436 perempuan dan 588 laki-laki. Mereka terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter) dengan jadwal keberangkatan pada 26 April 2026. Selain itu, terdapat 18 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter serta 5 Petugas Haji Daerah (PHD) yang akan mendampingi jamaah selama perjalanan.
Pemerintah Kota Samarinda menilai peningkatan jumlah jamaah tahun ini sebagai capaian penting. Jika sebelumnya kuota hanya sekitar 500 orang, kini jumlahnya melonjak berkat kebijakan baru yang mengacu pada daftar tunggu jamaah. Masa tunggu yang sebelumnya mencapai 36–40 tahun kini berkurang menjadi rata-rata 26 tahun.
Andi Harun menekankan bahwa perubahan kebijakan ini harus disyukuri. Ia mengingatkan jamaah agar menjaga perilaku selama ibadah agar dapat meraih predikat haji mabrur. “Rezeki sepenuhnya milik Allah. Saat kita memberi, Allah menggantinya dengan cara yang tidak disangka,” ujarnya dalam tausiah singkat.
Selain pesan spiritual, pemerintah kota juga menekankan aspek kesehatan. Dinas Kesehatan bersama tim pendamping haji telah menyiapkan layanan medis untuk memastikan jamaah tetap sehat selama perjalanan.
Momentum pelepasan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadiran jajaran pimpinan daerah menunjukkan dukungan penuh terhadap keberangkatan jamaah haji.
Dengan doa bersama, pelepasan jamaah haji di GOR Segiri diharapkan menjadi awal perjalanan yang penuh berkah. Pemerintah Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan ibadah haji demi kenyamanan masyarakat.(scr)
Penulis : Suci
Editor : Arief
![]()
