BUPATI KUKAR ALIHKAN SEKOLAH KE RUMAH ANTISIPASI KABUT ASAP KARHUTLA

Kalimantantv.net – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, mengambil langkah untuk melindungi kesehatan anak-anak di tengah memburuknya kualitas udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Seluruh siswa jenjang PAUD, SD, hingga SMP di bawah kewenangan Pemkab Kukar direncanakan mengikuti kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) mulai Kamis mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Aulia saat memberikan sambutan pada kegiatan Panen Raya dan Silaturahmi Bersama Kelompok Tani Muda Sejahtera di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Senin (31/8/2026). Kebijakan tersebut diambil menyusul meningkatnya kasus ISPA dan diare yang menyerang warga, khususnya anak-anak usia sekolah, di tengah kondisi cuaca ekstrem dan kekeringan panjang yang turut memperparah pencemaran udara akibat pembakaran lahan.
Untuk memastikan proses transisi berjalan optimal, Pemkab Kukar mematangkan metode pembelajaran jarak jauh selama tiga hari sebelum kebijakan tersebut diberlakukan. Aulia menegaskan langkah ini merupakan upaya mitigasi kesehatan agar anak-anak tidak terpapar kabut asap, sekaligus meminta orang tua berperan aktif menjaga anak tetap berada di rumah selama kegiatan belajar berlangsung.
Selain itu, Aulia mengimbau seluruh masyarakat menghentikan praktik pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Menurutnya, membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar di tengah musim kemarau dapat berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pemkab Kukar menegaskan komitmennya memberikan perlindungan kepada masyarakat, mewujudkan lingkungan yang sehat, serta memastikan pendidikan tetap berjalan dengan aman bagi generasi penerus. (Dikutip kukarkab.go.id) ist
Penulis : Deny Setyawan
Editor : Tio Andriano
![]()