KALTIMKukarKutai KartanegaraNews

OTORITA IKN PERKUAT PENGENDALIAN KARHUTLA DENGAN SATUAN REAKSI CEPAT DAN TUJUH KLASTER WILAYAH

Kalimantantv.net – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperkuat langkah menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Nusantara. Pengendalian dilakukan melalui tiga fokus utama, yakni pencegahan sebelum kebakaran terjadi, penanganan ketika titik api muncul, serta pemulihan setelah kebakaran. Berbagai persiapan tersebut telah dilakukan sejak sebelum musim kemarau 2026 dan masih terus berjalan hingga saat ini.

Untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran, Otorita IKN membentuk Satuan Reaksi Cepat Multi Pihak Pengendalian Karhutla. Tim tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Otorita IKN dan Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah hingga pemerintahan desa dan kelurahan. Perusahaan, organisasi lingkungan, serta relawan seperti Masyarakat Peduli Api, Mitra Polhut, dan relawan pemadam kebakaran juga ikut terlibat dalam satuan tersebut.

Wilayah pengendalian kemudian dibagi menjadi tujuh klaster agar koordinasi dan respons di lapangan dapat dilakukan lebih cepat. Pembagian klaster mempertimbangkan sejumlah kondisi, termasuk lokasi posko, ketersediaan peralatan, jumlah personel, serta kemudahan akses menuju wilayah yang membutuhkan penanganan. Masing-masing klaster memiliki koordinator dari unsur Otorita IKN, pemerintah kecamatan, maupun perusahaan sesuai dengan kondisi dan karakteristik wilayahnya.

Untuk mendukung kesiapan setiap klaster, informasi mengenai perkembangan titik panas dan keberadaan sumber air diperbarui setiap hari. Data tersebut menjadi salah satu dasar bagi tim dalam menentukan langkah penanganan di lapangan. Koordinasi secara langsung di tingkat tapak juga dilakukan oleh seluruh pihak yang tergabung dalam klaster.

Saat menemukan titik api, tim melakukan sejumlah tindakan, mulai dari pemadaman hingga membuat penyekatan agar api tidak menyebar ke area lain. Setelah api berhasil dipadamkan, lokasi tidak langsung ditinggalkan. Pembasahan dan pendinginan dilakukan untuk mengurangi kemungkinan bara kembali menyala, kemudian kawasan tersebut tetap dipantau. Penanganan melibatkan Otorita IKN bersama pos pemadam kebakaran, BPBD, UPT Dinas Kehutanan, UPT Kementerian Kehutanan, perusahaan, relawan, dan unsur lain dalam Satuan Reaksi Cepat. ASN Otorita IKN juga mendapat jadwal piket bergantian di sejumlah posko untuk membantu patroli serta pemantauan.

Persiapan juga dilakukan untuk menghadapi kemungkinan kekeringan yang berlangsung lebih lama. Otorita IKN menambah pasokan air dengan memanfaatkan sumber dari Waduk Sepaku Semoi melalui pemasangan jaringan pipa. Bersama BMKG dan TNI Angkatan Udara, Otorita IKN juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 22–25 Agustus 2026. Operasi tersebut diarahkan untuk membantu menjaga ketersediaan air sekaligus menekan risiko terjadinya karhutla.

Hujan yang dihasilkan dari pelaksanaan OMC kemudian ditampung di Waduk Sepaku Semoi. Di sisi lain, Otorita IKN masih melakukan upaya untuk menyiapkan cadangan air tanah. Penyelidikan geolistrik saat ini dilakukan sebagai tahap awal sebelum pengeboran, yang direncanakan berlangsung pada minggu keempat September 2026.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menekankan bahwa pengendalian karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran bersama dalam menjaga kawasan Nusantara agar tetap aman serta mempertahankan konsepnya sebagai kota hutan yang berkelanjutan.

Selain memastikan penanganan kebakaran berjalan, Otorita IKN turut memperhatikan kondisi personel yang berada di garis depan. Para petugas yang terlibat dalam pemadaman mendapatkan dukungan berupa distribusi multivitamin. Langkah tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap kondisi petugas yang bekerja langsung dalam pengendalian karhutla. ist

Penulis : Deny Setyawan

Editor : Tio Andriano

Loading

Kalimantan TV

Kalimantantv.net Merupakan portal berita yang memberiakan informasi akurat dan terpercaya, Seputarnusantara.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Artikel lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA


Back to top button