BUPATI KUKAR BERHARAP PENGURANGAN SUBSIDI ENERGI DIALIHKAN KE SEKTOR PRODUKTIF

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri. (Foto: Hanafi)
TENGGARONG — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri berharap apabila pemerintah pusat melakukan pengurangan alokasi subsidi energi, anggaran tersebut dapat dialihkan ke sektor-sektor produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Harapan itu disampaikan Aulia saat ditemui, Kamis (1/10/2026), saat menanggapi isu kebijakan pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik.
Aulia mengatakan, kebijakan mengenai subsidi BBM dan listrik merupakan kewenangan pemerintah pusat. Sementara pemerintah daerah akan berfokus mengantisipasi dampak yang ditimbulkan dari kebijakan tersebut di daerah.
“Kewenangan itu memang berada di wilayah pemerintah pusat, tentunya kalau kita di daerah, kita menjaga dampak dari proses pemangkasan ini,” kata Aulia.
Ia berharap perubahan alokasi anggaran akibat pengurangan subsidi tidak hanya menjadi penghematan, tetapi dapat diarahkan untuk membiayai sektor-sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ketika di sini dikurangi, nanti pembiayaannya akan disalurkan ke tempat mana lagi. Kita berharap ini tersalur ke sektor-sektor produktif sehingga bisa menjadi daya dorong atau daya dukung tersendiri untuk perbaikan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Menurut Aulia, pemerintah daerah juga perlu memastikan kemampuan dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Pemenuhan kebutuhan pokok menjadi salah satu aspek yang harus mendapat perhatian apabila terjadi perubahan kebijakan subsidi energi.
“Kami juga menjaga terkait dengan kemampuan atau daya beli masyarakat, sehingga pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat itu bisa terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Kukar akan mengantisipasi agar kebijakan di tingkat pusat tidak menimbulkan tekanan berlebihan terhadap kondisi ekonomi masyarakat, termasuk risiko meningkatnya angka kemiskinan. (Adv)
Penulis: Hanafi
Editor: Tio Andriano
![]()