KALTIMSamarinda

Pemprov Kaltim Siapkan Pusat Akuatik Bertaraf Nasional, Samarinda Segera Punya Kolam Renang Baru untuk Atlet

Samarinda, KALTIM –  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah mengebut rencana pembangunan pusat akuatik baru sebagai jawaban atas minimnya fasilitas renang berstandar nasional di Samarinda. Langkah ini menjadi strategi penting untuk memacu prestasi atlet, terutama menjelang berbagai kompetisi nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa ketersediaan fasilitas akuatik yang memadai kini sudah menjadi kebutuhan mendesak. Tanpa kolam renang standar nasional, proses pembinaan atlet khususnya mereka yang berpotensi meraih medali emas tidak bisa berjalan optimal.

“Target kami tahun depan adalah fokus pembinaan atlet berperforma tinggi. Untuk itu, peningkatan fasilitas latihan seperti kolam renang menjadi sangat penting,” ujar Faisal.

Hingga kini, Samarinda belum memiliki kolam renang yang memenuhi seluruh standar nasional. Kolam renang di Stadion Palaran dinilai cukup baik, namun belum memenuhi persyaratan untuk beberapa nomor lomba renang.

“Kolam Palaran ada, tapi belum masuk standar nasional. Fasilitasnya lebih cocok untuk polo air dan loncat indah, bukan seluruh cabang renang,” jelasnya.

Keterbatasan fasilitas ini memaksa atlet renang Kaltim berlatih di luar Samarinda. Kutai Kartanegara dan Balikpapan menjadi dua daerah yang menyediakan sarana lebih layak, bahkan Popnas pun harus digelar di Kukar karena hanya di sana standar kompetisinya terpenuhi.

“Latihan banyak dilakukan di Kukar dan sebagian di Balikpapan. Samarinda benar-benar tidak punya fasilitas setelah kolam Stadion Segiri dibongkar untuk revitalisasi kawasan,” tutur Faisal.

Situasi tersebut memperkuat urgensi pembangunan fasilitas baru. Saat ini, Dispora Kaltim sedang mengkaji dua opsi: renovasi besar kolam Palaran atau pembangunan pusat akuatik baru di lokasi yang berbeda. Menurut Faisal, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud sudah memberikan arahan untuk memilih opsi kedua.

“Pak Gubernur mengarahkan pembangunan kolam renang baru. Kami sedang menindaklanjuti arahan tersebut dan berharap segera terealisasi,” katanya.

Rencana fasilitas baru ini tidak hanya akan menghadirkan kolam renang bertaraf nasional, tetapi juga pusat pelatihan terpadu bagi cabang olahraga akuatik agar pembinaan atlet berjalan lebih komprehensif.

“Rencananya bukan sekadar kolam perlombaan, tetapi juga pusat pelatihan lengkap. Saat ini kami sedang menyesuaikan lokasi dan kebutuhan lahan,” ungkap Faisal.

Faisal menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur olahraga adalah investasi jangka panjang, terutama menjelang PON 2028 yang menuntut kesiapan atlet dan fasilitas latihan yang maksimal.

“Kami ingin atlet Kaltim mendapat fasilitas terbaik sehingga bisa meraih prestasi puncak. Pembinaan bagi atlet berpotensi emas akan terus diperkuat,” pungkasnya.

Loading

Kalimantan TV

Kalimantantv.net Merupakan portal berita yang memberiakan informasi akurat dan terpercaya, Seputarnusantara.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Artikel lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA


Back to top button