Pemkab Kukar Dorong Ekonomi Lokal Lewat Rekening Bankaltimtara

Tenggarong, KALTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengeluarkan kebijakan baru untuk memperkuat ekonomi daerah.
Mulai tahun ini, seluruh pelaku usaha yang bekerja sama dengan pemerintah daerah diwajibkan memiliki rekening di Bankaltimtara.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menjelaskan, bahwa aturan tersebut diterapkan agar perputaran uang hasil kegiatan pemerintah tetap berada di dalam daerah. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat sirkulasi ekonomi dan memberi dampak langsung bagi masyarakat Kukar.
“Kami ingin uang dari kegiatan pemerintah berputar di Kukar, bukan di luar daerah. Dengan begitu, efek ekonominya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Aulia, Sabtu (18/10/2025).
Aulia menuturkan, selama ini masih banyak pelaku usaha yang menyimpan dana hasil proyek di bank luar daerah. Kondisi tersebut membuat potensi ekonomi lokal tidak berkembang optimal.
Oleh sebab itu, Pemkab Kukar mendorong agar seluruh pelaku usaha membuka rekening di Bankaltimtara. sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian daerah. “Kebijakan ini bukan pembatasan, tapi strategi supaya manfaat ekonomi lebih merata,” tegasnya.
Kewajiban ini juga berlaku bagi kontraktor dan vendor dari luar daerah yang mengerjakan proyek di Kukar.
Pemerintah menilai, partisipasi pelaku usaha luar daerah turut memperkuat fondasi keuangan daerah, selama mereka juga memutar dana di bank lokal. “Kalau mereka kerja di sini (kukar-red), wajib mendukung ekonomi lokal,” tambahnya.
Pemkab Kukar juga telah berkoordinasi dengan pihak Bankaltimtara dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur agar kebijakan tersebut berjalan tanpa kendala.
Proses pembukaan rekening akan dipermudah tanpa tambahan biaya administrasi. “Kami sudah minta agar pembukaan rekening tidak dipersulit. Cukup dengan dokumen dasar dan bisa langsung aktif,” ungkapnya.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap perputaran dana dari proyek-proyek APBD dapat menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Tujuan kami sederhana, memperkuat fondasi ekonomi Kukar agar tumbuh lebih mandiri dan berdaya saing,” kata Bupati Kukar Aulia Rahma. Basri. (*/adv)
Penulis : Arief
Editor : Rahman
![]()
