KALTIM

Setahun Rudy-Seno, Gratispol Sambungkan internet pada 802 Desa di Kaltim

KALTIM, Kalimantantv.net – Memasuki tahun pertama kepemimpinan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, program unggulan Gratispol mulai menunjukkan dampak nyata di tingkat desa. Salah satu capaian paling menonjol adalah penyediaan internet gratis yang kini menjangkau wilayah terpencil. Program ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses digital hingga ke pelosok.

Diskominfo Kaltim mencatat hingga akhir 2025, sebanyak 802 dari 841 desa telah tersambung layanan internet Gratispol, atau sekitar 95 persen. Pencapaian ini termasuk 50 kampung di Mahakam Ulu yang memanfaatkan teknologi satelit Starlink. Kehadiran jaringan internet di desa-desa tersebut membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengakses informasi, layanan publik, dan komunikasi daring.

Menurut Memet, salah satu perangkat desa, layanan internet ini sangat membantu warga dalam pengurusan administrasi, termasuk pendaftaran beasiswa dan pengiriman dokumen. Koordinasi antarinstansi kini dapat dilakukan secara daring, menggantikan ketergantungan pada sinyal seluler yang sebelumnya tidak stabil.

Meski kualitas jaringan relatif baik, sejumlah kendala teknis masih ditemui. Perlambatan terjadi saat penggunaan meningkat, misalnya ketika rapat desa dihadiri banyak warga. Faktor cuaca ekstrem seperti hujan deras juga memengaruhi kestabilan jaringan. Namun, dibanding kondisi sebelumnya, layanan ini tetap dianggap jauh lebih memadai.

Di Kabupaten Paser, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) mencatat hampir seluruh desa telah menerima bantuan perangkat internet dari Pemprov Kaltim. Dari total 139 desa, sebanyak 125 desa telah menerima fasilitas internet sepanjang 2025, termasuk 24 unit Starlink.

Kepala DKISP Paser, Arief Rahman, menyebut program ini berhasil menuntaskan wilayah blankspot di Paser. Target agar tidak ada lagi desa tanpa jaringan internet berhasil tercapai berkat dukungan perangkat Gratispol. Selain itu, Pemkab Paser juga menjalankan program internet publik dengan 50 titik akses di 24 desa.

Namun, tidak semua perangkat bantuan dapat dimanfaatkan optimal. Di Desa Uko, Kecamatan Muara Komam, perangkat mengalami kendala sinyal akibat kondisi geografis pegunungan. Sekretaris Desa Gazali Rahman menyebut pihaknya terpaksa menggunakan perangkat lain hasil pengadaan desa untuk memastikan layanan tetap berjalan.

Kendala lain muncul di Desa Kembang Janggut, Kutai Kartanegara. Kepala Desa Ardiansyah mencabut perangkat modem bantuan setelah menerima tagihan bulanan dari penyedia layanan. Ia mengaku tidak mendapat penjelasan soal kemungkinan munculnya tagihan, sehingga mengira layanan sepenuhnya gratis.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa seluruh biaya langganan ditanggung Pemprov. Tagihan yang dikirim provider ke desa tidak perlu dibayarkan. Penyesuaian hanya dilakukan pada kapasitas bandwidth sesuai kemampuan anggaran, bukan penghentian layanan.

Diskominfo Kaltim menyebut kebutuhan ideal program mencapai Rp16 miliar per tahun, namun anggaran tersedia sekitar Rp13 miliar setelah APBD Perubahan. Penyesuaian dilakukan melalui pengurangan bandwidth, sementara jaringan tetap berjalan. Aktivasi lanjutan layanan ditargetkan berlangsung bertahap mulai Februari hingga Maret 2026.

Program Gratispol juga memasang layanan Starlink di 50 titik kampung Mahakam Ulu. Kepala Diskominfo Mahakam Ulu, Markus Wan, menyebut seluruh perangkat telah terpasang di kantor petinggi kampung pada Desember 2025. Kehadiran Starlink diharapkan menjadi solusi jangka menengah untuk memperkuat konektivitas digital di wilayah perbatasan. (*)

Penulis : Suci
Editor : Arief

Loading

Kalimantan TV

Kalimantantv.net Merupakan portal berita yang memberiakan informasi akurat dan terpercaya, Seputarnusantara.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Artikel lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA


Back to top button