Samri Shaputra Hadiri Musyawarah Daerah Wahdah Islamiyah Samarinda

Kalimantantv.net – Wakil Ketua DPRD Samarinda III, Samri Shaputra menjelaskan pentingnya kesadaran dan pemahaman sejarah bagi seluruh warga negara dan organisasi di Indonesia pada kegiatan ini bertemakan “Memperkuat Solidaritas dan Semangat Gotong Royong untuk Menyelesaikan Permasalahan Umat dan Negara”.
Dialog Kebangsaan berlangsung di Lamin Gunung Tabur, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur. Rangkaian acara tersebut mempertemukan seluruh pejabat senior DPD dan MWD dari Samarinda, serta pendamping dari DPW dan MWW Kalimantan Timur.
Samri Shaputra menyampaikan hal tersebut saat menjadi pembicara pada dialog Musyawarah Daerah (Musda) III dan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) IX Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Samarinda.
Dalam kesempatan tersebut, Samri Shaputra menyampaikan bahwa para pendiri bangsa sepakat dengan sistem negara yang sedang dibentuk saat ini di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, semua elemen harus menjaganya, termasuk lembaga dakwah yang ada di dalamnya.
Samri Shaputra pun menilai, perjuangan para pendiri bangsa membangun sistem negara harus menjadi pelajaran berharga bagi perjalanan bangsa Indonesia ke depan.
Dialog Kebangsaan berlangsung di Lamin Gunung Tabur, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur. Rangkaian acara tersebut mempertemukan seluruh pejabat senior DPD dan MWD dari Samarinda, serta pendamping dari DPW dan MWW dari Kalimantan Timur.
Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh Walikota Samarinda yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bagian Tata Pemerintah Kota Samarinda, Muhammad Arif Surachman.
Menurut Arif, Pemkot Samarinda mengapresiasi kiprah dan kinerja DPD Wahdah Islamiyah Samarinda selama ini dari segi sosial, dakwah dan pendidikan.
Sedangkan MUSDA III DPD Wahdah Islamiyah Samarinda dibuat dengan prinsip musyawarah, sehingga suasana cukup nyaman dan harmonis.
![]()








