
Samarinda, Kalimantantv.net – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur masuk dalam daftar nominasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terbaik nasional. capaian ini diperileh
berkat sejumlah program strategis yang efektif, terutama program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).
Menurut Kepala OJK Kaltim-Kaltara Parjiman, ini adalah capaian Kaltim dalam memperluas jangkauan layanan keuangan kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan Parjiman
didampingi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Ansyori AbduAbdulla,
usai menyerahkan piagam penghargaan kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di Kantor Gubernur.bebebrapa waktu lalu.
Parjiman menjelaskan bahwa TPAKD adalah forum kolaboratif antara OJK, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah, yang bertujuan utama mempercepat akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Alhamdulillah, ini didukung penuh oleh Pak Gubernur melalui SK pelaksanaan KEJAR, sehingga seluruh siswa di Kaltim diarahkan untuk memiliki rekening. Dukungan inilah yang menjadi poin penting dalam penilaian,” kata Parjiman.
Program KEJAR ini mendorong literasi dan pengelolaan keuangan sejak dini dengan mewajibkan seluruh pelajar memiliki rekening tabungan.
Selain itu, OJK bersama TPAKD juga memperkuat layanan di daerah terpencil melalui Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor).
Program ini memungkinkan masyarakat di desa-desa terpencil, agar dapat menikmati layanan perbankan. Misalnya membuka rekening, transfer, hingga pembayaran tagihan, melalui agen lokal seperti warung, toko, atau koperasi, tanpa perlu mengunjungi kantor bank.
Program ini telah membuka akses pembiayaan sekitar Rp6 miliar bagi 107 petani yang mengelola lahan seluas 350 hektare.
‘Sudah ada 15 petani mendapatkan pembiayaan dari BPD Kaltimtara,” ujar Parjiman.
Meskipun tahun ini Kaltim baru masuk sebagai nominasi, OJK Kaltim-Kaltara menyatakan optimistis dapat meraih juara TPAKD tingkat nasional pada tahun mendatang.
“Alhamdulillah tahun ini nominasi. Insya Allah tahun depan bisa juara,” tuturnya.(Arf/ADV/Diskominfokaltim)
Penulis : Arief
Editor : Rahman
![]()
