KALTIMKukarKutai KartanegaraNews

PETANI PADI DAN JAGUNG JADI PRIORITAS, KUKAR TARGETKAN 500 LANTAI JEMUR PORTABEL

Kepala Disketapang Kukar, Ananias. (Foto: KTV)

TENGGARONG – Petani padi dan jagung menjadi prioritas dalam program pengadaan 500 unit lantai jemur portabel yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar). Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu petani mengeringkan hasil panen secara lebih praktis dan efisien.

Program melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar ini ditargetkan terealisasi secara bertahap selama masa kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri.

Pengadaan lantai jemur portabel juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dalam program Kukar Idaman Terbaik.

Kepala Disketapang Kukar, Ananias, mengatakan penyediaan fasilitas tersebut merupakan salah satu program dedikasi kepala daerah yang dikembangkan bersama penguatan lumbung pangan.

“Lantai jemur portabel ini kami targetkan selama periode Bapak Bupati ada 500 unit. Ini menjadi salah satu program dedikasi Bapak Bupati di Dinas Ketahanan Pangan,” ujar Ananias saat temui wartawan.

Menurutnya, lantai jemur portabel memiliki keunggulan karena tidak mengharuskan petani menyediakan lahan khusus untuk pembangunan fasilitas permanen. Sarana ini dapat ditempatkan sesuai kebutuhan dan dipindahkan ke lokasi lain apabila diperlukan.

“Kalau lantai jemur permanen, masyarakat kadang sulit menghibahkan lahan untuk dibangun. Kalau portabel, bisa ditempatkan di ujung JUT atau di tanah dan bisa dipindah-pindah seperti tenda,” tuturnya.

Ananias menjelaskan, fasilitas tersebut dibuat dengan standar yang telah ditentukan dan mengadopsi konsep tunnel garam dari Jawa Timur yang disesuaikan untuk kebutuhan pengeringan hasil pertanian.

Selain padi dan jagung, lantai jemur portabel sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk mengeringkan komoditas lain, seperti ikan, rumput laut, kopi, dan hasil pertanian lainnya. Namun, pemerintah saat ini memprioritaskan kebutuhan petani padi dan jagung.

Pengadaan sarana tersebut juga dinilai lebih efisien dari sisi biaya dibandingkan pembangunan lantai jemur permanen.

Pemkab Kukar berharap fasilitas ini dapat memperluas akses petani terhadap sarana pascapanen sekaligus membantu menjaga kualitas hasil produksi.

Melalui target 500 unit, pemerintah daerah berupaya memperkuat dukungan terhadap petani. Namun, pemanfaatan fasilitas secara optimal dan kesesuaiannya dengan kebutuhan kelompok tani akan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

Penulis: Pradika Danang

Editor: Tio Andriano

Loading

Kalimantan TV

Kalimantantv.net Merupakan portal berita yang memberiakan informasi akurat dan terpercaya, Seputarnusantara.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Artikel lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA


Back to top button