KALTIMKukarKutai KartanegaraNews

PEMKAB KUKAR DORONG PORSENI GAMKI JADI AGENDA RUTIN, LIBATKAN 1.000 PEMUDA KRISTEN

Kanan: Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri saat membuka Porseni di Tenggarong. (Foto: KTV)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mendorong Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menjadi agenda tahunan. Kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar di Kukar ini dinilai mampu menjadi wadah mempererat persaudaraan, mengembangkan bakat, serta membangun kolaborasi antarpemuda.

Porseni GAMKI berlangsung pada 10–17 Oktober 2026 di Stadion Aji Imbut, Kecamatan Tenggarong Seberang. Sekitar 1.000 pemuda Kristen dari berbagai wilayah di Kukar berpartisipasi dalam kegiatan yang memadukan kompetisi olahraga dan seni tersebut.

Komitmen pemerintah daerah untuk mendukung keberlanjutan kegiatan itu disampaikan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. Ia menilai kegiatan kepemudaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat perlu mendapatkan dukungan agar dapat terus berlangsung.

“Kegiatan seperti ini harus kita sambut dengan positif dan harus kita dukung dengan penuh. Kami berkomitmen akan terus mendukung kegiatan ini digelar setiap tahunnya,” ujar Aulia.

Ketua GAMKI Kukar, Jannes Manaek Pasaribu, menjelaskan Porseni tahun ini menjadi momentum untuk mempertemukan pemuda Kristen dari berbagai gereja dan denominasi dalam satu kegiatan bersama.
Menurutnya, selama ini aktivitas olahraga dan seni lebih banyak diselenggarakan secara terpisah oleh masing-masing gereja.

Melalui Porseni, para peserta memiliki kesempatan untuk bertanding, menampilkan kemampuan, sekaligus membangun hubungan yang lebih erat di luar lingkungan gereja masing-masing.

“Porseni GAMKI ini baru pertama kali dilaksanakan di Kukar. Sebelumnya, kegiatan seperti ini hanya dilakukan oleh gereja masing-masing. Sekarang kita satukan pemuda Kristen dari berbagai gereja dalam satu kegiatan,” kata Jannes.

Sejumlah cabang olahraga dan seni dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, meliputi futsal, bulu tangkis, Mobile Legends, serta lomba vokal solo. Pada pembukaan acara, panitia juga menggelar jalan sehat, senam zumba, pembagian hadiah melalui undian, dan pertandingan ekshibisi bulu tangkis.

Jannes menegaskan, tujuan Porseni tidak terbatas pada persaingan untuk meraih kemenangan. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana membangun sportivitas, memperkuat persatuan, serta membuka ruang kerja sama antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah.

Penyelenggaraan kegiatan tersebut turut menunjukkan bahwa program kepemudaan tetap dapat berjalan melalui dukungan dan partisipasi berbagai pihak, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Kami berupaya agar kegiatan ini tidak membebani APBD. Pendanaan dikumpulkan melalui dukungan masyarakat dan sejumlah pihak yang membantu. Pemerintah juga mendukung melalui pemanfaatan fasilitas yang tersedia,” jelasnya.

Meski pelaksanaan perdana berjalan sukses, panitia masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya penyebaran informasi yang belum menjangkau seluruh gereja secara merata, keterbatasan anggaran pada tahap persiapan, serta kondisi geografis Kukar yang memiliki wilayah kecamatan dengan jarak cukup jauh.
Kendala tersebut berdampak pada keterlibatan peserta dari sejumlah daerah.

Pemuda Kristen yang tinggal di wilayah jauh, termasuk Kecamatan Tabang, belum seluruhnya dapat berpartisipasi secara langsung.

Karena itu, Jannes berharap dukungan Pemkab Kukar dan berbagai pihak dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaan Porseni mendatang bisa menjangkau lebih banyak peserta. Penyebaran informasi yang lebih luas dan persiapan yang lebih matang juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi pemuda dari seluruh kecamatan.

Lebih jauh, ia ingin Porseni GAMKI berkembang menjadi ruang perjumpaan yang tidak hanya mempererat hubungan di antara pemuda Kristen, tetapi juga mendorong keterbukaan dan persahabatan dengan pemuda dari latar belakang agama berbeda.

“Harapannya semoga pemuda-pemudi Kristen ini bisa inklusif. Jadi, ke depannya tidak hanya membangun kebersamaan dalam satu kumpulan keagamaan dan gereja saja, tetapi juga bisa berkumpul bersama pemuda-pemudi dari agama lain,” tandasnya.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan keterlibatan masyarakat, Porseni GAMKI diharapkan menjadi kegiatan berkelanjutan yang memperkuat semangat kebersamaan, menumbuhkan prestasi, serta mendorong peran aktif generasi muda dalam kehidupan sosial di Kutai Kartanegara. (ADV)

Penulis: Pradika Danang

Editor: Tio Andriano

Loading

Kalimantan TV

Kalimantantv.net Merupakan portal berita yang memberiakan informasi akurat dan terpercaya, Seputarnusantara.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Artikel lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA


Back to top button