KALTIMNews

PT BERAU COAL RAIH PENGHARGAAN KEMENDES PDT ATAS KONTRIBUSI NYATA WUJUDKAN ASTA CITA

PT Berau Coal menorehkan prestasi dalam kontribusinya mendukung pemerintah mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut dibuktikan melalui perolehan tiga penghargaan dalam ajang Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Indonesia Social Sustainability Forum (ISSF), di Kantor Kemendes PDT, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).

Dalam ajang tersebut, PT Berau Coal meraih dua penghargaan Silver dan satu Bronze dalam kategori Kontribusi Dunia Usaha dalam Mendukung Terwujudnya Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045 melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan perusahaan.

Dua penghargaan Silver diraih melalui Program Aksi Kakao Berau dan Program Politeknik Sinar Mas Berau Coal. Sementara itu, penghargaan Bronze diraih melalui program Batik Mosho Energi Ekonomi dari Berau.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Cahyo Andrianto, General Manager Operations Support and Relations PT Berau Coal. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada perusahaan.

“Terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan kepada kami. Penghargaan ini kami maknai sebagai evaluasi sekaligus semangat baru untuk terus berkontribusi dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Perusahaan mengambil peran melalui program PPM/CSR yang dijalankan secara berkelanjutan,” ujar Cahyo.

Cahyo menjelaskan, Program Aksi Kakao Berau dan Program Politeknik Sinar Mas Berau Coal merupakan dua program yang saat ini menjadi salah satu fokus perusahaan dalam pelaksanaan PPM. Keduanya diarahkan untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Berau.

Melalui Program Aksi Kakao Berau, PT Berau Coal memberikan pendampingan kepada petani kakao di Kabupaten Berau dari hulu hingga hilir. Program tersebut dilakukan secara terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas petani, penyediaan sarana pendukung budidaya, hingga penguatan praktik di lapangan.

Pada periode Januari–September 2026, PT Berau Coal telah mendampingi 685 petani di sejumlah kampung dampingan.

Selain bibit, petani juga mendapatkan dukungan sarana produksi pertanian, seperti pupuk, kompos, dolomit, pengendali hama, serta bibit tanaman penaung. Dalam pelaksanaannya, pendampingan juga mengacu pada penerapan Good Agricultural Practices (GAP) yang diperkenalkan kepada petani melalui sekolah lapang sebelum mendapatkan dukungan program.

Sementara itu, melalui Program Politeknik Sinar Mas Berau Coal, perusahaan turut mendukung pengembangan pendidikan tinggi vokasi di Kabupaten Berau. Politeknik tersebut menerapkan sistem pembelajaran dengan komposisi 70 persen praktik dan 30 persen teori, dengan program studi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui program PPM, PT Berau Coal juga memberikan dukungan pendidikan berupa beasiswa di Politeknik Sinar Mas Berau Coal untuk memberikan akses pendidikan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Hingga 2026, penerima beasiswa di Politeknik Sinar Mas Berau Coal mencapai 313 orang.

Selain itu di Sektor pengembangan UMKM, PT Berau Coal memberikan pendampingan, salah satunya kepada Batik Mosho, yang menjadi Batik Khas Berau, dan menjadi sumber ekonomi baru bagi ibu ibu di kampung dalam membuat batik, dalam program tersebut PT Berau Coal memberikan pelatihan di kampung kampung dampingan untuk menciptakan pengrajin batik di Berau.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, turut menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan pengembangan desa serta kawasan perdesaan.

“Kurang lebih ada 61 perusahaan dan 74 program di desa-desa. Kami berharap program ini terus berlanjut setiap tahunnya dan semakin banyak perusahaan yang memberikan kontribusi berupa CSR untuk pembangunan desa,” kata Ahmad Riza Patria. (adv/bc)

Penulis : Deni Setyawan

Editor : Tio Andriano

Loading

Kalimantan TV

Kalimantantv.net Merupakan portal berita yang memberiakan informasi akurat dan terpercaya, Seputarnusantara.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Artikel lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA


Back to top button