Pemimpin Baru Palma Serasih Dorong Citra Hijau

Kalimantantv.net – PT Palma Serasih Tbk (PSGO) kini berada di bawah kepemimpinan generasi Z yang menghadirkan trobosan baru dalam industri kelapa sawit. Pimpinan muda ini menegaskan bahwa orientasi perusahaan tidak semata-mata pada keuntungan finansial, melainkan pada upaya menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap produk dan Palma Group. Strategi tersebut diwujudkan melalui publikasi berbagai langkah kebaikan perusahaan dengan menggandeng rekan-rekan media, sehingga komitmen keberlanjutan dan kepedulian sosial dapat diketahui secara luas oleh publik.



Sejak awal, Palma Serasih konsisten menerapkan kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE) di seluruh lini operasional. Perusahaan juga menetapkan kawasan konservasi bernilai tinggi untuk dilindungi, serta menjalin kerja sama dengan organisasi konservasi internasional seperti Borneo Orangutan Survival Foundation dan The Nature Conservancy. Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjaga biodiversitas, termasuk habitat orangutan yang terancam.



Selain aspek lingkungan, Palma Serasih aktif membangun kemitraan dengan petani plasma sejak 2009. Program pemberdayaan masyarakat lokal diperkuat melalui dukungan terhadap infrastruktur sosial, termasuk sektor pendidikan di wilayah operasional. Pimpinan baru menilai bahwa kedekatan dengan masyarakat merupakan fondasi utama agar publik semakin percaya pada komitmen perusahaan.
Astrida Niovita Bachtiar, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Palma Serasih Tbk, menegaskan bahwa keberlanjutan adalah prinsip dasar dalam setiap pengambilan keputusan. Menurutnya, perusahaan tidak dapat hanya berorientasi pada profit, melainkan harus menyeimbangkan kepentingan pemegang saham dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Keberlanjutan bukan sekadar kepatuhan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang kami untuk menciptakan nilai yang seimbang bagi semua pihak,” ujar Astrida.
Langkah-langkah tersebut menjadi landasan ketika Palma Serasih menutup tahun buku 2025 dengan capaian kinerja yang solid. Pendapatan perusahaan mencapai Rp2,55 triliun, meningkat sekitar 20% dibanding tahun sebelumnya. Laba bersih juga naik signifikan sebesar 26,3% menjadi Rp442,8 miliar. Produktivitas perkebunan turut bertumbuh dengan volume produksi Tandan Buah Segar mencapai 355,2 ribu ton dan Crude Palm Oil sebesar 140,2 ribu ton.
Astrida menambahkan bahwa sertifikasi keberlanjutan seperti ISPO, ISCC, dan GGL menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga standar operasional. Sertifikasi ini sekaligus menunjukkan bahwa Palma Serasih berupaya memenuhi standar global dalam praktik agrikultur berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat percaya bahwa Palma Serasih bukan hanya perusahaan sawit, tetapi bagian dari solusi keberlanjutan. Semua langkah kebaikan kami diperkenalkan melalui kerja sama dengan media agar publik melihat langsung komitmen tersebut,” tegas Astrida.
Dengan strategi ini, pimpinan baru berharap Palma Serasih dapat menjadi teladan perusahaan yang mampu mengikuti perkembangan zaman. Fokusnya tidak hanya pada pencapaian finansial, tetapi juga pada transparansi dan konsistensi memberi manfaat bagi masyarakat. Pendekatan ini diyakini akan memperkuat posisi Palma Serasih di industri sawit global. (scr)
Penulis : Suci
Editor : Arief
![]()
