PEMKAB KUKAR SIAPKAN HUNIAN SEMENTARA UNTUK WARGA KORBAN KEBAKARAN DI TENGGARONG

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kukar, Akhmad Taufik Hidayat saat memberikan bantuan secara simbolis kepada korban kebakaran. (Foto: KTV)
TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menyiapkan tempat tinggal sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran di Jalan AM Alimuddin Gang 1 RT 33, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong.
Kebakaran yang terjadi pada Senin (5/10/2026) sore tersebut mengakibatkan rumah yang dihuni sekitar 50 kepala keluarga (KK) terdampak.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, mengatakan pemerintah masih melakukan pendataan terhadap seluruh warga yang terdampak untuk menentukan bentuk penanganan yang sesuai.
“Perangkat daerah akan terus melakukan identifikasi dan pendataan, baik warga yang memiliki rumah sendiri maupun yang menyewa. Dari data tersebut akan dilakukan tindak lanjut sesuai kebutuhan,” ujar Taufik saat meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, Pemkab Kukar telah menjalin koordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta organisasi Muhammadiyah di wilayah setempat. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mencari lokasi yang dapat dimanfaatkan sebagai hunian sementara bagi warga yang belum memiliki tempat untuk tinggal.
Sementara bagi warga yang masih memiliki kerabat di sekitar Tenggarong, pemerintah mengarahkan agar mereka dapat terlebih dahulu tinggal bersama keluarga masing-masing.
Taufik menegaskan, proses pendataan menjadi bagian penting dalam penanganan pascakebakaran. Pemerintah perlu mengetahui kondisi masing-masing korban, termasuk status tempat tinggal sebelum kejadian, agar bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.
“Pendataan ini penting agar penanganan dan bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi masing-masing warga terdampak,” katanya.
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Kobaran api dengan cepat membesar karena kondisi cuaca yang panas serta hembusan angin. Padatnya permukiman dan banyaknya bangunan yang menggunakan material kayu turut membuat api lebih sulit dikendalikan.
Petugas BPBD Kukar tiba di lokasi sekitar pukul 17.20 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman. Penanganan turut dibantu relawan dari sejumlah kecamatan di Kukar serta relawan Balakarcana dari Kota Samarinda.
Setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 20.00 WITA.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Adapun penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang bersama Tim Inafis Polres Kukar.
Pemkab Kukar juga memberikan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran, relawan, aparat keamanan, serta masyarakat yang terlibat dalam proses penanganan. Kecepatan penanganan dinilai membantu mencegah api merembet ke kawasan permukiman lainnya.
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh petugas, relawan, aparat keamanan, masyarakat dan pihak lainnya yang telah membantu, sehingga kebakaran tidak meluas,” pungkas Taufik. (Adv)
Penulis: Hanafi
Editor: Tio Andriano
![]()