DISBUN KUKAR PASTIKAN KARHUTLA BELUM TURUNKAN PRODUKSI KELAPA SAWIT

Kepala Disbun Kukar, Muhammad Taufik. (Foto: KTV)
TENGGARONG – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) belum menemukan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap penurunan produksi kelapa sawit.
Hingga pertengahan Oktober 2026, aktivitas perkebunan masyarakat disebut masih berjalan tanpa gangguan produksi yang teridentifikasi.
Kepala Disbun Kukar, Muhammad Taufik, mengatakan kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah belum memengaruhi produktivitas perkebunan sawit. Meski demikian, perkembangan karhutla tetap menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap aktivitas pekebun.
“Sejauh ini, karhutla tidak memengaruhi harga TBS maupun produksi sawit,” ujar Taufik saat diwawancarai di Kantor Lurah Melayu, Kamis (15/10/2026).
Menurut dia, pemantauan terhadap kondisi kebakaran lahan terus dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
Langkah tersebut juga penting guna mencegah api meluas ke kawasan perkebunan yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat Kukar.
Disbun Kukar berharap situasi tersebut tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat menghambat kegiatan perkebunan, terutama bagi pekebun yang menggantungkan pendapatan dari hasil panen kelapa sawit.
Taufik menegaskan, sampai saat ini belum terdapat penurunan produksi yang dikaitkan dengan kejadian kebakaran tersebut.
“Tidak ada penurunan produksi. Harapannya, produksi tetap terjaga dan aktivitas perkebunan masyarakat tidak terganggu,” pungkasnya. (ADV)
Penulis: Pradika Danang
Editor: Tio Andriano
![]()