Pertamina Dorong Laporan Keluhan Lewat Hotline 135

Samarinda, Kalimantantv.net – Pertamina mengajak masyarakat untuk lebih aktif menyampaikan keluhan terkait layanan bahan bakar melalui Hotline 135 atau langsung ke SPBU terdekat. Ajakan ini disampaikan oleh Addieb Arselan, Manager Retail Sales Region Kalimantan Pertamina Patra Niaga, saat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU di Samarinda pada Sabtu (5/4/2025).
Dalam sidak tersebut, Addieb menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas layanan. Menurutnya, setiap laporan yang masuk akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan di seluruh jaringan SPBU. Hotline 135 disiapkan sebagai saluran resmi agar masyarakat bisa menyampaikan keluhan dengan cepat dan tepat.
Pertamina memastikan bahwa setiap aduan yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai prosedur. Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap layanan distribusi bahan bakar. Dengan adanya sistem pengaduan yang terintegrasi, diharapkan masyarakat tidak lagi bingung ketika menghadapi kendala di lapangan.
Selain itu, inspeksi mendadak yang dilakukan Pertamina juga bertujuan memastikan standar operasional SPBU berjalan sesuai aturan. Addieb menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan rutin agar kualitas layanan tetap terjaga.
Pertamina menilai keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mendukung transparansi layanan. Dengan adanya laporan langsung, perusahaan bisa segera mengetahui masalah yang terjadi dan mengambil langkah perbaikan.
Hotline 135 menjadi salah satu bentuk komitmen Pertamina dalam memberikan pelayanan terbaik. Saluran ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan tanpa harus menunggu lama.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya Pertamina menjaga kepuasan pelanggan. Dengan sistem pengaduan yang jelas, masyarakat dapat merasa lebih tenang karena setiap masalah akan ditangani secara profesional.
Pertamina menegaskan bahwa semua SPBU wajib memberikan pelayanan sesuai standar. Jika ditemukan pelanggaran, pihaknya tidak segan memberikan sanksi kepada pengelola SPBU yang lalai.
Addieb menambahkan bahwa inspeksi mendadak akan terus dilakukan secara berkala. Hal ini untuk memastikan bahwa pelayanan di SPBU tetap konsisten dan sesuai dengan harapan masyarakat.
Dengan adanya Hotline 135, Pertamina berharap masyarakat lebih berani melaporkan keluhan. Transparansi ini akan membantu perusahaan memperbaiki layanan sekaligus meningkatkan kualitas distribusi bahan bakar di Kalimantan.
Pertamina juga mengingatkan bahwa masyarakat tidak perlu ragu menggunakan saluran resmi. Semua laporan akan ditangani dengan serius dan menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan.
Upaya ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas layanan dan memastikan masyarakat mendapatkan haknya sebagai konsumen. Hotline 135 menjadi simbol keterbukaan perusahaan terhadap masukan publik.(*)
Penulis: Suci
![]()









