KALTIMKukarKutai Kartanegara

11 Ribu Pencari Kerja Kukar, Pemkab Fokus Kolaborasi

Kalimantantv.net – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih menghadapi tantangan besar dalam sektor ketenagakerjaan. Berdasarkan data Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Distransnaker) Kukar, jumlah pencari kerja mencapai 11.505 orang. Pemerintah daerah pun mulai menggeser strategi dengan mengoptimalkan peran organisasi perangkat daerah (OPD) serta melibatkan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Langkah ini diambil karena keterbatasan anggaran yang dimiliki instansi terkait belum mampu menjangkau seluruh pencari kerja.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distransnaker Kukar, Dendi Irwan Fahriza, menegaskan bahwa kapasitas anggaran instansinya hanya bisa memfasilitasi sekitar 245 orang. “Kalau hanya mengandalkan anggaran kami, yang bisa difasilitasi sekitar 245 orang. Jadi memang harus ada kolaborasi dengan OPD lain,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Menurut Dendi, sejumlah OPD memiliki program pemberdayaan yang dapat disinergikan, seperti sektor pertanian, kepemudaan dan olahraga, koperasi dan usaha kecil menengah (UKM), hingga pariwisata. Program-program tersebut dinilai berpotensi membuka peluang kerja baru melalui pelatihan keterampilan dan bantuan permodalan.
Rencana kolaborasi ini akan dibahas dalam pertemuan lintas OPD yang difasilitasi Sekretariat Daerah. Forum tersebut diharapkan mampu merumuskan strategi terpadu agar program yang berjalan lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Selain OPD, Distransnaker juga mendorong keterlibatan sektor swasta melalui CSR. Perusahaan diharapkan tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi turut berperan dalam pemberdayaan masyarakat, terutama dalam penyediaan pelatihan maupun peluang kerja.
Dendi menekankan bahwa langkah ini krusial, terutama di tengah melemahnya sektor pertambangan batu bara yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). “Perusahaan jangan hanya fokus pada PHK, tapi juga harus ikut memberdayakan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Penempatan dan Kesempatan Kerja Distransnaker Kukar, Darma Gunawang, menambahkan bahwa pihaknya juga fokus meningkatkan keterampilan pencari kerja melalui pelatihan berbasis kompetensi. Program seperti pelatihan welder, tata boga, barbershop, hingga barista menjadi prioritas karena memiliki prospek pasar yang tinggi.
Wakil Bupati Kukar, H. Rendi Solihin, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menekan angka pengangguran dengan meningkatkan keterampilan masyarakat. “Masih banyak masyarakat Kukar yang belum mendapatkan pekerjaan layak. Karena itu, kami fokus membekali mereka dengan keterampilan agar bisa bekerja atau bahkan membuka usaha sendiri,” ujarnya.
Dengan kolaborasi lintas sektor antara OPD, dunia usaha, dan dukungan pemerintah daerah, diharapkan angka pengangguran di Kukar dapat ditekan secara signifikan. Program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat diharapkan mampu membuka akses kerja lebih luas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(scr)

Penulis : Suci
Editor : Arief

Loading

Kalimantan TV

Kalimantantv.net Merupakan portal berita yang memberiakan informasi akurat dan terpercaya, Seputarnusantara.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Artikel lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA


Back to top button